Pertanyaan dan Bantuan

Image Description

Pendaftaran

Pelaku Usaha dan Pelaku Pariwisata dapat mengakses halaman website https://chse.kemenparekraf.go.id/ dan memilih “Daftar Sekarang” atau “Mulai Assessment” pada Halaman Utama Website yang akan mengarah kepada Halaman Sign-Up atau Pendaftaran.

Nama Lengkap Pendaftar; Nomor Telepon; Nama Usaha yang Didaftarkan; Nama Perusahaan yang Didaftarkan; Nomor Tanda Usaha Pariwisata (TDUP) atau Nomor Induk Berusaha (NIB) atau Izin Lainnya yang terkait dengan Usaha; Jenis Usaha yang Didaftarkan.

Setelah dilakukan pengisian terhadap form pendaftaran maka pendaftar diarahkan kepada Halaman Selanjutnya untuk melakukan pengisian alamat perusahaan yang didaftarkan.

Alamat usaha yang didaftarkan perlu sesuai dengan TDUP/NIB/Izin Lainnya sesuai dengan domisili/lokasi usaha yang dijalankan.

Setelah melakukan pengisian alamat usaha, maka pendaftar perlu mendaftarkan email akun yang aktif atas usaha yang didaftarkan beserta pengisian password yang dipilih. Pengisian password disarankan mengkombinasikan huruf dan angka.

Langkah selanjutnya adalah sistem akan mengirimkan email verifikasi terhadap akun email yang didaftarkan. Pendaftar perlu memverifikasi dengan mengklik tautan yang telah dikirim kepada email pendaftar untuk mengaktifkan akun yang akan langsung mengarah pada Dashboard Pengguna.

Setelah pengguna melakukan aktivitas akun, pengguna dapat log-in https://chse.kemenparekraf.go.id/ dengan memasukan email dan password yang didaftarkan menuju Halaman Dashboard Pengguna.
  • Pastikan kembali email yang didaftarkan sudah sesuai dan aktif.
  • Pastikan kembali password yang didaftarkan sudah sesuai.
  • Pastikan kembali telah menerima Konfirmasi Akun CHSE Support pada email yang didaftarkan dan mengklik pada email tautan dengan tulisan “AKTIFKAN AKUN”.
Pengguna dapat mengklik tautan Pemulihan Password untuk dipandu dalam melakukan reset password.
Pendaftaran satu akun email untuk satu usaha yang didaftarkan, sehingga apabila memiliki lebih dari satu atau dua jenis usaha, pengguna perlu melakukan pendaftaran dengan email lain untuk membuat akun yang berbeda sesuai dengan banyaknya jenis dan jumlah usaha yang didaftarkan.

Untuk saat ini usaha wisata yang dapat dilakukan pendaftaran diantaranya :

  • Daya Tarik Wisata;
  • Desa Wisata;
  • Homestay/Pondok Wisata;
  • Hotel;
  • Restoran/Rumah Makan;
  • Tempat Penyelenggaraan Pertemuan, Perjalanan Insentif, Konvensi dan Pameran;
  • Arung Jeram;
  • Golf;
  • Usaha Wisata Selam

Assessment

Setelah pendaftaran dilakukan dan telah memiliki akun pada tautan https://chse.kemenparekraf.go.id/, pengguna dapat mengunduh format surat pernyataan deklarasi mandiri yang perlu dilakukan pengisian sebagai pernyataan resmi data dan informasi yang disampaikan benar dan dapat divalidasi secara langsung.

Proses Penilaian secara Mandiri dapat dilakukan secara daring. Pengguna juga dapat mengunduh angket/form penilaian mandiri sehingga dapat terlebih dahulu mengetahui dan mempelajari indikator yang menjadi penilaian, sebelum mengisi pernyataan pada sistem. Pengguna juga dapat mengunduh Pedoman Panduan Pelaksanaan Kebersihan, Kesehatan, Keselamatan, dan Kelestarian Lingkungan sesuai dengan jenis usaha/kegiatan wisata yang didaftarkan.

Proses Pelaksanaan Pengisian Angket Pertanyaan tidak dapat diulangi kembali sehingga indikator pertanyaan terkait dengan protokol kebersihan, kesehatan, keselamatan dan kelestarian usaha/kegiatan wisata yang didaftarkan perlu dipastikan terisi sesuai dengan Pedoman yang diperuntukan bagi jenis usaha/kegiatan wisata yang didaftarkan.

Setelah Penilaian Mandiri dilakukan dan memastikan Indikator Penilaian Terpenuhi, pengguna akan diarahkan untuk melakukan upload Surat Pernyataan Deklarasi Mandiri dan mengirimkan hasil penilaian mandiri pada sistem untuk diteruskan kepada Tim Auditor.

Pengguna yang telah melakukan pengisian seluruh pertanyaan dan mengupload surat pernyataan deklarasi mandiri yang telah ditanda tangani akan kembali kepada halaman utama CHSE.

Deklarasi Mandiri memuat pernyataan terkait :

  • Pernyataan hasil penilaian mandiri terhadap usaha/kegiatan wisata adalah benar sesuai dengan kondisi yang ada;
  • Pernyataan memenuhi kriteria dan indikator pelaksanaan Kebersihan, Kesehatan, Keselamatan, dan Kelestarian Lingkungan Sektor Pariwisata sesuai dengan jenis usaha/kegiatan wisata yang di daftarkan;
  • Pernyataan kesediaan untuk mengikuti proses penilaian Kebersihan, Kesehatan, Keselamatan, dan Kelestarian Lingkungan menuju Sertifikasi;
  • Pernyataan kesediaan untuk terus melakukan perbaikan dan peningkatan kualitas kebersihan, kesehatan, keselamatan, dan kelestarian lingkungan.

Pimpinan tertinggi yaitu Direktur Utama Usaha Wisata bagi Pelaku Usaha Wisata.

Kepala Desa bagi pengajuan sertifikasi penilaian CHSE Desa Wisata.

Pernyataan Penilaian Mandiri yang telah dilakukan pengisian yang telah diberikan akan diteruskan secara sistem kepada Auditor untuk melakukan Validasi terkait pernyataan yang diberikan terkait lokasi usaha/kegiatan wisata yang di daftarkan.

Tim Auditor akan melakukan peninjauan dan melakukan validasi terkait pernyataan yang telah diberikan secara berdasarkan pengisian angket terhadap jawaban dan bukti pendukung yang telah dilakukan pengisian oleh Pelaku Usaha/Pengelola terkait usaha/kegiatan wisata yang didaftarkan.

Tim Auditor akan menginformasikan hasil audit yang ditelah dilakukan sesuai dengan kriteria indikator penilaian kepada pelaku usaha wisata terpenuhi atau tidak.

Apabila Terpenuhi, Pelaku Usaha/Pengelola dapat mengisi Pernyataan Deklarasi Mandiri. Apabila tidak terpenuhi, maka diberikan rekomendasi oleh tim Auditor untuk menyusun langkah perbaikan yang perlu dilakukan sesuai indikator yang belum terpenuhi.

Setelah Pelaku Usaha dinyatakan telah memenuhi ketentuan dan persyaratan deklarasi mandiri terhadap usaha yang di daftarkan, dilakukan verifikasi baik secara online maupun kunjungan ke lokasi usaha oleh Tim Audit. Setelah proses verifikasi dinilai memenuhi, maka lembaga sertifikasi akan memberikan Sertifikat.

Labeling I do Care diberikan kepada pelaku pariwisata tentang status kebersihan, kesehatan, keselamatan dan kelestarian lingkungan pengusul berdasarkan kriteria dan indikator yang telah terpenuhi.

Sertifikat CHSE dan Labeling I DO CARE : Diberikan kepada usaha pariwisata, usaha/fasilitas lain terkait pariwisata, lingkungan masyarakat sekitar daya tarik wisata dan/atau fasilitas pariwisata, serta destinasi pariwisata yang telah memenuhi kriteria dan indikator pelaksanaan kebersihan, kesehatan, keselamatan, dan kelestarian lingkungan.

Menteri, Gubernur, dan Bupati/Walikota melakukan pembinaan dalam rangka pelaksanaan Sertifikasi sesuai kewenangannya.

Topik Umum

Program Sertifikasi CHSE (Clean, Health, Safety & Environment) atau Kebersihan, Kesehatan, Keselamatan, dan Kelestarian Lingkungan adalah proses pemberian sertifikat kepada usaha pariwisata, usaha/fasilitas lain terkait, lingkungan masyarakat, dan destinasi pariwisata.

Sertifikasi CHSE berfungsi sebagai jaminan kepada wisatawan dan masyarakat bahwa produk dan pelayanan yang diberikan sudah memenuhi protokol kebersihan, kesehatan, keselamatan, dan kelestarian lingkungan;

Sertifikat CHSE diberikan kepada usaha pariwisata, usaha/fasilitas lain terkait, lingkungan masyarakat, dan destinasi pariwisata.

Usaha Kawasan Pariwisata; Usaha Jasa Transportasi Wisata, Usaha Hotel, Homestay/Pondok Wisata, Usaha Restoran, Usaha Rumah Makan, MICE dan usaha pariwisata lain sesuai kebutuhan perkembangan dan ketentuan peraturan perundang-undangan.

Yang dimaksud dengan usaha/fasilitas lain terkait pariwisata adalah Pusat Informasi Pariwisata, Tempat Penjualan Cinderamata dan Oleh-Oleh, Toilet Umum, dan usaha/fasilitas lain terkait pariwisata lain sesuai kebutuhan perkembangan dan ketentuan peraturan perundang-undangan.

Yang dimaksud dengan Lingkungan Masyarakat dalam Sertifikasi CHSE, adalah pemberian Sertifikat Kebersihan, Kesehatan, Keselamatan, dan Kelestarian Lingkungan dalam lingkup administratif (Rukun Warga, kampung, atau dusun) yang menjadi bagian dari Kawasan Wisata atau berdekatan dengan Kawasan Wisata.

Yang dimaksud dengan sertifikasi CHSE Destinasi Pariwisata adalah pemberikan sertifikat CHSE terhadap sebuah destinasi dalam lingkup Provinsi; Kabupaten/Kota atau Desa/Desa Adat/Kelurahan.

Tahapan dalam proses pemberian sertifikat CHSE pada usaha pariwisata, usaha/fasilitas lain terkait, lingkungan masyarakat, dan destinasi pariwisata, melalui Tahap Penilaian Mandiri, Tahap Deklarasi Mandiri, Tahap Penilaian dan Tahap Pemberian Sertifikat.

Pelaksanaan sertifikasi dilaksanakan oleh Lembaga Sertifikasi yang menunjuk dan menugaskan Tim Auditor.


Dasar Hukum CHSE Pariwisata

  1. Undang-Undang Nomor 10 Tahun 2009 tentang Kepariwisataan (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2009 Nomor 11, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4966);
  2. Undang-Undang Nomor 36 Tahun 2009 tentang Kesehatan (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun2009 Nomor 144, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 5063);
  3. Peraturan Pemerintah Nomor 66 Tahun 2014 tentang Kesehatan Lingkungan (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2014 Nomor 184, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 5570);
  4. Peraturan Pemerintah Nomor 88 Tahun 2019 tentang Kesehatan Kerja (Lembaran Negara Republik Indonesia Thaun 2019 Nomor 251, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 6444);
  5. Peraturan Menteri Pariwisata Nomor 14 Tahun 2016 tentang Pedoman Destinasi Pariwisata Berkelanjutan (Berita Negara Republik Indonesia Tahun 2016 Nomor 1303);
  6. Keputusan Menteri Kesehatan Nomor HK.01.07/Menkes 328/2020 tentang Panduan Pencegahan dan Pengendalian Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) di Tempat Kerja Perkantoran dan Industri dalam Mendukung Keberlangsungan Usaha pada Situasi Pandemi;
  7. Keputusan Menteri Kesehatan Nomor HK.01.07/Menkes 382/2020 tentang Protokol Kesehatan bagi Masyarakat di Tempat dan Fasilitas Umum dalam Rangka Pencegahan dan Pengendalian Corona Virus Disease 2019 (Covid-19).

Penilaian dan Deklarasi Mandiri Usaha Wisata

Penilaian dan evaluasi yang dilakukan secara mandiri/sendiri oleh pelaku usaha atas usaha wisata yang dijalankan berdasarkan kepada Daftar Periksa/Form CHSE yang telah ditetapkan sesuai dengan jenis usaha.

Pelaku Usaha wajib memiliki Persyaratan Dasar yaitu :

  1. Tanda Daftar Usaha Pariwisata bagi usaha pariwisata; dan/atau;
  2. Nomor Induk Berusaha bagi usaha skala mikro dan kecil; dan/atau;
  3. Perizinan lain sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.

Pelaku Usaha yang ingin melakukan penilaian mandiri dapat melakukan pendaftaran secara daring/online website CHSE dan melakukan pengisian formulir identitas usaha.

Setelah pendaftaran dilakukan dan telah memiliki akun, pelaku usaha dapat mengunduh format surat pernyataan deklarasi mandiri yang perlu dilakukan pengisian sebagai pernyataan resmi data dan informasi yang disampaikan benar dan dapat divalidasi secara langsung.

Proses Penilaian Angket secara Mandiri dapat dilakukan secara daring. Pelaku Usaha juga dapat mengunduh angket/form penilaian mandiri sehingga dapat terlebih dahulu mengetahui dan mempelajari indikator yang menjadi penilaian, sebelum mengisi pernyataan pada sistem.

Setelah Penilaian Mandiri dilakukan dan memastikan Indikator Penilaian Terpenuhi, pelaku usaha akan diarahkan untuk melakukan upload Surat Pernyataan Deklarasi Mandiri dan mengirimkan hasil penilaian mandiri pada sistem untuk diteruskan kepada Tim Auditor.

Deklarasi Mandiri memuat pernyataan terkait :

  1. Pernyataan hasil penilaian mandiri terhadap usaha wisata adalah benar sesuai dengan kondisi yang ada;
  2. Pernyataan memenuhi kriteria dan indikator pelaksanaan Kebersihan, Kesehatan, Keselamatan, dan Kelestarian Lingkungan Sektor Pariwisata sesuai dengan jenis usaha yang di daftarkan;
  3. Pernyataan kesediaan untuk mengikuti proses penilaian Kebersihan, Kesehatan, Keselamatan, dan Kelestarian Lingkungan menuju Sertifikasi;
  4. Pernyataan kesediaan untuk terus melakukan perbaikan dan peningkatan kualitas kebersihan, kesehatan, keselamatan, dan kelestarian lingkungan.

Pimpinan tertinggi yaitu Direktur Utama Usaha Wisata.

Pernyataan Penilaian Mandiri yang telah dilakukan pengisian yang telah diberikan akan diteruskan secara sistem kepada Auditor untuk melakukan Validasi terkait pernyataan yang diberikan terkait lokasi usaha wisata yang di daftarkan.

Tim Auditor akan melakukan peninjauan dan melakukan validasi terkait pernyataan yang telah diberikan secara berdasarkan pengisian angket terhadap jawaban dan bukti pendukung yang telah dilakukan pengisian oleh Pelaku Usaha terkait usaha yang didaftarkan.

Proses pelaksanaan peninjauan dan validasi yang dilakukan oleh Tim Auditor dilaksanakan dalam jangka waktu paling lambat ........

Tim Auditor akan menginformasikan hasil audit yang ditelah dilakukan sesuai dengan kriteria indikator penilaian kepada pelaku usaha wisata terpenuhi atau tidak.

Apabila Terpenuhi, Pelaku Usaha dapat mengisi Pernyataan Deklarasi Mandiri. Apabila tidak terpenuhi, maka diberikan rekomendasi oleh tim Auditor untuk menyusun langkah perbaikan yang perlu dilakukan sesuai indikator yang belum terpenuhi.

Setelah Pelaku Usaha dinyatakan telah memenuhi ketentuan dan persyaratan deklarasi mandiri terhadap usaha yang di daftarkan, dilakukan verifikasi baik secara online maupun kunjungan ke lokasi usaha oleh Tim Audit. Setelah proses verifikasi dinilai memenuhi, maka lembaga sertifikasi akan memberikan Sertifikat.

Labeling I do Care diberikan kepada pelaku pariwisata tentang status kebersihan, kesehatan, keselamatan dan kelestarian lingkungan pengusul berdasarkan kriteria dan indikator yang telah terpenuhi.

Sertifikat CHSE dan Labeling I DO CARE : Diberikan kepada usaha pariwisata, usaha/fasilitas lain terkait pariwisata, lingkungan masyarakat sekitar daya tarik wisata dan/atau fasilitas pariwisata, serta destinasi pariwisata yang telah memenuhi kriteria dan indikator pelaksanaan kebersihan, kesehatan, keselamatan, dan kelestarian lingkungan.

Menteri, Gubernur, dan Bupati/Walikota melakukan pembinaan dalam rangka pelaksanaan Sertifikasi sesuai kewenangannya.